Warnet gadisnet

Warnet gadisnet
loading...

Asal Mula Kuburan Rajo Daulat (Dharmasraya)



        Pada zaman dahulu sungai duo ini ternama dan sering di sebut dengan lansek larangan. Kalau ada raja yang lewat di sungai duo, seorang raja itu akan jatuh sakit. Maka dari itu ada seorang raja lewat dari taluak kuantan ingin menuju siguntur,seorang raja itu memakai payung hitam raja itu hanya lewat di sungai duo. Dia menutupi wajahnya dengan payung hitam yang di pakai nya itu. Karna dia tidak boleh untuk melihat nagari sungai duo,yang ternama lansek larangan itu.  Maka seorang raja itu bergegas untuk melewati nagari sungai duo,dia melanjutkan perjalanannya sampai di nagari sitiung. Seorang raja itu mencoba berhenti  karna dia sangat lelah dalam perjalanan dia yang panjang itu. Di saat seorang raja itu duduk ada seorang warga sitiung bertanya kepada raja itu,dia menayakan tujuan seorang raja itu. Raja itu menjawab tujuannya ingin pergi kesiguntur.
        Taklama kemudian seorang raja itu merasakan sakit dada nya. Raja itu memberikan amanat kepada seorang warha sitiung itu ,seandaikan dia meninggal dunia dia berharap dia dikuburkan di sungai duo yang ternama lansek larangan itu. Tak lama dia memberi amanat itu dia meninggal dunia. Warga sitiung itu mengantarkan raja itu kenegari sungai duo yang sesuai amanat raja itu. Sampainya di sungai duo warga sungai duo sangat heran,karna raja itu tak ada yang mengenal. Tapi karna raja itu berpesan kepada warga sitiung bahwa dia ingin di kuburka di sungai dio. Maka warga sungai duo menguburkan nya di sungai duo,yang bertempatan di KOTO DAULAT. Dan kuburan itu tempatnya teristimewa tidak di satukan dengan kuburan warga lainnya. http://warnetgadis.blogspot.com/
   Kuburan raja itu dirawat dengan baik oleh warga sungai duo dan kuburan itu menjadi tempat berdoa ketika mau bulan puasa,dan di saat musibah yang datang menimpah warga sungai duo. Warga sungai duo menghampiri kuburan itu bersama sama dan menyebarkan obat,yang dinamakan ure nan ampek. Maka sampai saat sekarang ini orang sungai duo tidak boleh menikah dengan kurunan seorang raja. Maka warga sungai duo selalu mentaati peraturan itu. Jika ada yang melanggar maka akan datang musibah besar dalam nagari sungai duo. 

UNTUK VERSI LENGKAP (TULISAN + GAMBAR + EDIT + RAPI)

SILAHKAN DATANG KE WARNET GADIS.NET
SIMPANG SMPN 1 SITIUNG, DHARMASRAYA
08777-07-33330 / 0853-6527-3605 

0 Response to "Asal Mula Kuburan Rajo Daulat (Dharmasraya)"

Post a Comment