Warnet gadisnet

Warnet gadisnet
loading...

Asal Usul Nama Sitiung (Dharmasraya) dan Bahasa Minangnya



Tentu saja (city young) yang bararti kota muda Sebuah daerah yg terletak di padang sumatra barat,Daerah ini dibangun tahun 1976 sekitar 33 tahun yang lalu,dengan program pemerintah yang disebut TRANMIGRASI berawal dari hutan belantara yang pada saat itupun Masih masuk daerah adsmistratif kabupaten perwakilan SAWAHLUNTO / SIJUNJUNG,Awal mula daerah ini diperuntukan bagi orang yang terkena Bencana di maninjau disebut galodo kemudian ditambah oleh para pendatang lain dari pulau jawa dengan program yang sama,Sitiung itupun dibagi menjadi 4 Kecamatan Bermodal SDM seadanya dan materi secukup nya secara bersama-sama merintis,

Membangun dan berkembang,Meski hampir 32% penduduknya berasal dari etnis jawa, namun hubungan dengan penduduk lokal etnis Minangkabau tetap berjalan baik,dan nyaris tidak ada konflik antar kedua kelompok.Aktif daerah ini dengan pokok penghasilan Dari perkebunan dan pertanian dulu rata2 penghasilan dengan bercocok tanam,miris memang dengan berjalan kaki lahan yang jauh tampa penerangan tampa jalan berbatu sarana umum yg minim dan pendidikan Impres tapi itu tidak menyurutkan semangat kami secara perlahan kami merangkak waktu demi waktu,http://warnetgadis.blogspot.com/
Benar saja tak ada yang sia-sia dengan perjuangan itu kami memetik hasil dan kini mulailah tumbuh putra putri pelopor dari daerah ini,hingga sampai pada pada Tgl 7 January 2004 dengan  undang-undang nomor 38 tahun 2003 Diresmikan kabupaten baru yang bernama DHARMASRAYA,Dibagi menjadi 4 Kecamatan yaitu Koto Baru,Pulau Punjung,Sitiung,Sungai Rumbai.

ASAL USUL SITIUANG

Aneh dak namonyo..?
Tontulah nyo (City Young) yang berarti kota mudo. Ciek daerah yang talatak di Padang, Sumatera Barat. Daerah ko ibangun tahun 1971 sakitar 33 tahun yang lewat, dengan program pamarintah yang disabuik Transmigrasi yang dulunyo hutan belantara. Pado saat itu pun masih masuk daerah administratif Kabupaten Pawakilan Sawahlunto/Sijunjung. Awal mulonyo daerah iko diparuntukkan bagi urang yang konai dek bancano di maninjau yang disebut galodo. Sudahtu ditambah dek para pendatang lain dari pulau jawa jo program yang samo. Sitiuang tu pun di bagimanjadi 4 (ampek) kecamatan bamodal SDM saadonyo dan materi sacukuiknyo secara basamo-samo marintih.
Mambangun dan bakambang walaupun hampia 32% panduduaknyo berasal dari etnis jawa, tapi hubungan jo panduduak lokal etnis minang kabau tetap bajalan elok dan hampia tidak ado konflik antar kaduo kelompok. Aktif daerah ko dengan pokok penghasilan dari bakobun dan batani dulu rato-rato panghasilannyo dengan bacocok tanam, sadiah bajalan kaki manampuah jalan yang jauah. Tak do panorangan, dak do jalan batu, sarana umum yang ngenek dan pendidikan impres tapi itu dak do buek manyuruikkan samangek putra jo putri.http://warnetgadis.blogspot.com/
Sitiuang pelopor dari daerah iko. Itu sampai kini ditahun 7 Januari 2011 dengan UUD Nomor 28 tahun 2003 diresmikan Kabupaten baru yang banamo Dharmasraya. Nan dibagi manjadi 4 kecamatan yaitu Koto Baru, Pulau Punjung, Sitiuang, dan Sungai Rumbai. 



UNTUK VERSI LENGKAP (TULISAN + GAMBAR + EDIT + RAPI)
SILAHKAN DATANG KE WARNET GADIS.NET
SIMPANG SMPN 1 SITIUNG, DHARMASRAYA
08777-07-33330 / 0853-6527-3605 

6 Responses to "Asal Usul Nama Sitiung (Dharmasraya) dan Bahasa Minangnya"

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Jangan mengada ngada ya,, tulisan ini bukan menjelaskan asal Sitiung akan tetapi menjelaskan asal Trasmigrasi ke Sitiung, tolong koreksi lagi judulnya ya,, Saya juga asli dari Sitiung loh dan bukan orang pendatang

    ReplyDelete
    Replies
    1. thanks bro koreksinya.. mohon maaf kalao salah :)

      Delete
  3. Mas bro... kalau nama Sitiung itu 33 tahun yang lalu 1971 maaf bro anda Salah.. nama Sitiung sudah ada sejak jaman kerajaan Dharmasraya. Sitiung dulu dikenal dengan sebagai daerah rantau Batanghari tertua. terbukti nama Sitiung itu muncul pada Stempel Raja Sultan Srimaharajo Dirajo. Stempel tersebut sudah ada sejak abad ke 13 atau tahun 1295 M. Nama Sitiung dijadikan sebagai nama tempat daerah transmigrasi 1974 diresmikan oleh presiden Soeharto saat itu dikarenakan Nagari Sitiung adalah daerah pertama yang menyerahkan tanah untuk Transmigrasi,.. maaf mas bro bukan mengajari cuman menyampaikan apa yang saya tau..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah thanks bos... semoga para pembaca membaca koment si bos.. :) maaf jika ada kesalahan.. soalnya murni ketikan tangan anak sekolah... klo untuk sumber kurang lengkap :) trims koreksinya dan sudah mau berkunjung (y)

      Delete