Warnet gadisnet

Warnet gadisnet
loading...
loading...

Permainan Bola Volly Lengkap


Bola voli adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh dua grup berlawanan. Masing-masing grup memiliki enam orang pemain. Terdapat pula variasi permainan bola voli pantai yang masing-masing grup hanya memiliki dua orang pemain. Olahraga Bola Voli dinaungi FIVB (Federation Internationale de Volleyball) sebagai induk organisasi internasional, sedangkan di Indonesia di naungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).
     Permainan bola voli pertama kali ditemukan diberinama  Mintonette. Mintonette (Volley ball) diciptakan oleh William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat). William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. William G. Morgan menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith.http://warnetgadis.blogspot.com/
            Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896,   pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang. Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).
Permainan bola voli  sangat cepat perkembangannya, antar lain disebabkan oleh :
  1. Permainan bola voli  tidak memerlukan lapangan yang luas.
  2. Mudah dimainkan.
  3. Alat-alat yang digunakan untuk bermain sangat sederhana.
  4. Permainan ini sangat menyenangkan.
  5. Kemungkinan terjadinya kecelakaan sangat kecil.
  6. Dapat dimainkan di alam bebas maupun di ruang tertutup.
  7. Dapat di mainkan banyak orang

Lapangan permainan

Ukuran lapangan bola voli yang umum adalah 9 meter x 18 meter. Garis batas serang untuk pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi lapangan adalah 5 cm.
Bola
Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram. Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).

Net
Ukuran tinggi net putra 2,44 meter dan untuk net putri 2,24 meter.
Sarana Permainan Bola Voli
a.Panjang garis samping : 18 Meter.
b.Lebar lapangan  : 9 Meter.
c.Lebar garis serang  : 3 Meter.

Teknik Dasar Permainan Bola Voli

1.    Pengertian Teknik
Teknik adalah suatu proses melahirkan keaktifan jasmani dan pembuktian suatu peraktek dengan sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas yang pasti dalam cabang olahraga (khususnya cabang permainan bola voli ).
Teknik dikatakan baik apabila dari segi anatomis/fisiologis mekanik dan mental terpenuhi secara benar persyaratannya. Apabila diterapkan pencapaian prestasi maksimal untuk menganalisa gerakan teknik, umumnya para guru atau pelatih akan dapat mengoreksi dan memperbaiki (Suharno, HP, 1983 : 3).

2.    Kegunaan Teknik Pada Cabang Olahraga
  • Efisien dan Efektif untuk mencapai prestasi maksimal.
  • Untuk mencegah dan mengurangi terjadinya cidera
  • Untuk menambah macam-macam teknik atlet ada saat pertandingan. (Suharno, HP. 1982 : 30).
  • Atlet akan lebih mantap dan optimis dalam memasuki arena pertandingan (Engkos Kosasih, 1984 : 109).
3.    Teknik Penguasaan Bola
A.    Servis / service
          Service ada beberapa macam :
1.    Service atas adalah service dengan awalan melemparkan bola ke atas seperlunya. Kemudian Server melompat untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari atas.
2.    Service bawah adalah service dengan awalan bola berada di tangan yang tidak memukul bola. Tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari bawah.

Yang perlu diperhatikan dalam service :
1.    Sikap badan dan pandangan.
2.    Lambung keatas harus sesuai dengan kebutuhan.
3.    Saat kapan harus memukul bola.


          Dalam service, dibutuhkan ketepatan antara waktu perkenaan bola dengan arah service bola.
B.    Passing
          Passing adalah suatu pergerakan untuk mengumpan bola kepada lawan dan mencegah bola masuk.
          Passing Bawah (Pukulan / pengambilan tangan kebawah) :
1.    Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
2.    Tangan dirapatkan, satu dengan yang lain dirapatkan.
3.    Gerakan tangan disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola.


          Passing Keatas (Pukulan/pengambilan tangan keatas) :
1.    Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
2.    Badan sedikit condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan setengah bola.
3.    Ibu jari dan jari saling berdekatan membentuk segitiga.
4.    Penyentuhan pada semua jari-jari dan gerakannya meluruskan kedua tangan.
5.    Menggunakan gerakan kaki untuk menambah power atau kekuatan.


          Dalam passing, kekuatan tangan harus diperkirakan secara tepat agar arah tujuan bola dapat tepat.
C.    Smash (spike)
          Smash dalam permainan bola voli adalah suatu pukulan yang kuat dimana tangan kontak dengan bola secara penuh pada bagian atas, sehingga jalannya bola terjal dengan kecepatan yang tinggi. Apabila pukulan bola lebih tinggi berada diatas net, maka bola dapat dipukul tajam ke bawah.

          Untuk melakukan dengan baik perlu memperhatikan faktor-faktor berikut :
1.    Awalan.
2.    Tolakan.
3.    Pukulan.
4.    Pendaratan.
          Smash merupakan bentuk serangan yang paling banyak digunakan untuk menyerang dalam upaya memperoleh nilai suatu tim dalam permainan voli.
D.   Blocking
          Block dalam permainan bola voli adalah upaya di dekat jaring untuk mencoba menahan / menghalangi bola yang datang dari daerah lawan. Sikap memblok yang benar adalah :
1.    Jongkok, bersiap untuk melompat.
2.    Lompat dengan kedua tangan rapat dan lurus ke atas.
3.    Saat mendarat hendaknya langsung menyingkir dan memberi kesempatan pada kawan satu regu untuk bergantian melakukan block.

          Block ada dua macam :
1.    Block tunggal
Block tunggal adalah membendung bola yang dilakukan oleh satu orang pemain.
2.    Block ganda
Block ganda adalah membendung bola yang dilakukan oleh dua orang pemain atau lebih. Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan block ganda antara lain adalah memadukan langkah kaki dan kerjasama antar blocker dalam menentukan waktu lompatan dan arah pergerakan bola.
          Perlu diketahui dalam permainan bola voli, yang boleh memblok adalah pemain depan karena agar susunan pemain tidak kacau.

E.    Kedudukan pemain (posisi pemain)
          Pada waktu service kedua regu harus berada dalam lapangan / didaerahnya masing-masing dalam 2 deret kesamping. Tiga deret ada di depan dan tiga deret ada di belakang. Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan spiker, pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser, pemain nomor empat dinamakan blocker, pemain nomor lima dan enam dinamakan libero. Libero adalah satu-satunya pemain yang tidak boleh service, block, maupun smash. tugasnya hanya melakukan passing-passing kepada teman.

Pelanggaran-pelanggaran
  • Pukulan ketiga pada bola harus dapat mengarah dan melewati net ke area lawan. Jika setelah dipukul sebanyak tiga kali namun bola masih belum berpindah ke area lawan, maka hal ini dianggap sebagai sebuah pelanggaran.
  • Setiap pemain hanya diizinkan menyentuh bola sebanyak satu kali, sebelum dioper ke pemain lain. Jika seorang pemain menyentuh bola lebih dari sekali sebelum bola tersebut dioper ke pemain lain (secara sengaja maupun tidak), maka hal ini dianggap sebagai sebuah pelanggaran. Menyentuh bola ketika melakukan block tidak dihitung sebagai pukulan, maka pemain yang menyentuh bola ketika melakukan block tersebut masih diizinkan secara langsung untuk menyentuh atau memukul bola yang terlontar dari block-nya.
  • Pelanggaran yang lain adalah penggunaan waktu lebih dari 8 detik ketika melakukan servis.
  • Jika pemain memegang, mengangkat, atau membawa bola (menyentuh bola dalam waktu yang lama, bukan memukulnya), maka hal ini dianggap sebagai sebuah pelanggaran.
  • Spike yang dilakukan oleh pemain pada baris belakang, sementara bola berada tepat di atas net akan dinyatakan sebagai sebuah pelanggaran. Hal ini dapat dilakukan jika pemain tersebut melompat dari belakang garis penyerangan (garis 3 meter), dalam hal ini pemain diperbolehkan untuk mendarat di depan garis penyerangan.
  • Memukul bola yang masih terdapat di area lawan dinyatakan sebagai sebuah kesalahan.
  • Menyentuh net dengan salah satu bagian tubuh ( kecuali rambut), ketika permainan sedang berlangsung akan dinyatakan sebagai pelanggaran.
  • Pelanggaran yang lain adalah ketika bola mendarat (jatuh) di luar area tim yang sama, yaitu tim yang terakhir menyentuh bola tersebut.
  • Jika dalam sebuah tim tidak ada yang menerima, menahan, atau mengendalikan bola yang dioper dari pihak lawan, maka hal tersebut dinyatakan sebagai sebuah pelanggaran. Kejadian semacam ini, biasanya terjadi akibat adanya sebuah kesalahpahaman antar pemain yang sama-sama berada di dekat lokasi jatuhnya bola.
  • Pelanggaran yang terkadang juga dilakukan oleh seorang pemain voli adalah melakukan block atau spike pada bola yang belum melewati net secara sempurna, ketika tim lawan melakukan servis.
  • Tindakan lain yang dianggap sebagai sebuah kesalahan adalah ketika pemain pada baris belakang bergabung melakukan block dengan pemain pada baris depan.
  • Jika pemain depan dari tim server melompat, melakukan gerakan block, atau saling berdiri berdekatan ketika salah seorang pemain dari timnya melakukan servis dengan tujuan untuk menghalangi pandangan tim lawan, maka hal ini juga dinyatakan sebagai sebuah pelanggaran. Tim tersebut akan mendapat peringatan dari pihak wasit.
  • Pelanggaran yang lain adalah posisi kaki pemain yang berada di dalam garis lapangan, atau menginjak garis belakang lapangan ketika melakukan servis (sebelum bola melewati net).
  • Seorang libero hanya dapat bermain di baris belakang. Jika ia melakukan block atau spike pada bola yang berada tepat di atas net, maka hal tersebut akan dinyatakan sebagai sebuah pelanggaran.
  • Kesalahan posisi pemain ketika melakukan servis akan dinyatakan sebagai sebuah pelanggaran. Namun, setelah servis dilakukan maka pemain dapat mengatur posisi mereka berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan.
  • Adanya perkelahian secara fisik di antara pemain satu tim maupun dengan pemain dari tim lawan akan dinyatakan sebagai sebuah pelanggaran.

Perwasitan dalam bola voli

A Syarat menjadi wasit bola voli
1. Seorang wasit harus berbadan sehat dan mempunyai fisik yang normal
2. Mempunyai bakat untuk menjadi seorang wasit
3. Senang terhadap permainan bola voli
4. Minimal lulusan SMA
5. Berumur 20 – 40 tahun
6. Mempunyai dedikasi yang baik
7. Harus menjadi anggota salah satu perkumpulan bola voli

B Pakaian wasit
1. Bercelana putih
2. Baju kaos putih polos, pakai kerah
3. Sepatu karet putih
4. Memakai badge wasit yang sesuai kualifikasinya

C Tugas, kewajiban, dan wewenang wasit
1. Tugas wasit
a) Memimpin pertandingan agar dapat berjalan dengan lancar.
b) Meningkatkan keterampilan dan kemampuan serta pengetahuan tentang perwasitan bola voli.
c) Menyebarluaskan peraturan permainan bola voli di masyarakat.
d) Meningkatkan mutu perwasitan di masyarakat pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
2. Kewajiban dan wewenang wasit
a) Wasit berkewajiban memimpin pertandingan bola voli baik di tingkat cabang, daerah, nasional maupun di tingkat internasional
b) Seorang wasit tidak berhak memimpin pertandingan di atas tingkat klasifikasi sertifikat yang dimilikinya
D Prosedur mewasiti
Hanya wasit I dan wasit II yang boloh meniup peluit selama pertandingan
1. Wasit I memberikan tanda untuk servis yang memulai suatu pertandingan
2. Wasti I dan wasit II memberikan tanda pada akhir suatu permainan
3. Peniupan peluit pada waktu bola mati bertujuan untuk menunjukkan bahwa mereka menyetujui atau menolak suatu permohonan regu
4. Wasit I dapat meniup peluit untuk memberikan peringatan atau menjatuhkan hukuman pada pemain atau regu
5. Pada waktu meniup peluit untuk memberikan tanda penghentian permainan, mereka harus sudah bisa menunjukkan:
a) Sifat kesalahan dan isyarat tangan yang resmi
b) Pemain yang bersalah
c) Regu giliran yang melakukan servis, sekaligus memberikan tanda apakah ada regu yang mendapatkan angka dari kesalahan-kesalahan tersebut
6. Para wasit dan hakim garis harus dapat menunjukkan sifat kesalahan dengan isyarat tangan yang resmi atau suatu pengajuan penghentian sbb:
a) Isyarat hanya dilakukan untuk seketika, isyarat dilakukan dengan satu tangan untuk menunjukkan regu yang bersalah atau menunjukkan permohonan
b) Setelah itu wasit menunjukkan pemain yang bersalah jika penghentian itu karena kesalahan
c) Wasit I mengakhiri dengan menunjukkan regu yang mendapat giliran servis
E Posisi wasit
1) Wasit I melakukan tugasnya sambil duduk atau berdiri di atas kursi wasit yang ditempatkan di salah satu ujung net. Pandangannya kira-kira 50cm di atas garis horizontal atas net
2) Wasit II menjalankan tugas sambil berdiri di sisi lain berseberangan serta menghadap wasit I. Ketika suatu regu melakukan servis, dia harus berdiri di sepanjang daerah depan regu penerima servis. Setelah itu dia boleh pindah ke depan meja pencatat.
Istilah istilah pada permainan bola voli
Istilah dalam Olahraga Bola Voli
1.      Serve ialah istilah atau bahasa nan digunakan pada waktu pukulan pertama.
  1. Out-Ball adalah istilah atau bahasa nan digunakan jika bola voli keluar dari batas lapangan.
3.      Over-Ball adalah istilah atau bahasa nan digunakan ketika bola pindah kepihak lawan, maksudnya giliran pihak versus atau kita nan melakukan servis.
4.      Block , nan dimaksud dengan block di sini ialah istilah atau bahasa nan digunakan buat membendung atau menghalang pukulan smash dari lawan.
5.      Change of Court adalah istilah pada waktu pertukaran tempat.
6.      Change of position ialah istilah pada waktu pertukaran pemain dan setelah terjadi pukulan servis.
7.      Cover Close ialah istilah nan digunakan buat menutup daerah sendiri dengan rapat, biasanya sebab adanya agresi versus nan bertubi-tubi.
8.      Cover for Attact atau Cover for deverence ialah istilah buat menutup daerah sendiri ketika diserang oleh lawan.
9.      Deciding game ialah istilah nan dipakai pada waktu pertandingan penentuan.
10.  Deciding set adalah istilah nan dipakai pada waktu akhir pertandingan nan menentukan, biasanya pada akhir penentuan.
11.  Double Fault ialah istilah nan dipakai sebab adanya kesalahan bersama.
12.  Double hit ialah istilah nan digunakan buat pukulan ganda nan dilakukan oleh salah seorang pemain.
13.  Driving Service ialah istilah nan diberikan kepada bola servis nan bergerak melengkung dengan keras berada tepat diposisi atas net.
14.  Dum Play ialah istilah buat bola tipuan pen-smas h nan dipukul pelan.
15.  Floating Servise ialah istilah nan digunakan pada pukulan servis dengan arah nan bergelombang.



UNTUK VERSI LENGKAP (TULISAN + GAMBAR + EDIT + RAPI)
SILAHKAN DATANG KE WARNET GADIS.NET
SIMPANG SMPN 1 SITIUNG, DHARMASRAYA
08777-07-33330 / 0853-6527-3605 

0 Response to "Permainan Bola Volly Lengkap"

Post a Comment