Warnet gadisnet

Warnet gadisnet
loading...
loading...

Drama 6 Orang Terbaru (Dua Culun dan Empat Sekawan)


TEMA : PERSAHABATAN
JUDUL: DUA CULUN DAN EMPAT SEKAWAN
TOKOH PEMERAN:
*      Asri Atmojo sebagai Doni
”Rini nggak boleh gitu ,kata mamaku aja.Allah maha pengampun masak kamu tidak”.
*      Beti Novia Suryani sebagai Caca
Aduuhhhhhhh,Lalaku sayang .Ya ada lah.Tu,,,,didepan kamu,orang sok rajin.iyu,iyu,iyu…..”.
*      Nindy Desmita Sari sebagai Rara
” Eh elo..loe nggak usah macem-macem ya sama kita,loe nggak usah belagu disini”.
*      Rahmat Dio Hidayat sebagai Aldo
” Udalah,kenapa sih harus berantem,kita tu teman.Nggak bisa ya kalian sehari aja nggak bertengkar”.
*      Resi Nopalia sebagai Lala
Haah,naik darah,,,darah Rara naik.Rara darah tinggi”.
*      Widya Aria Ninggsih sebagai Rini
” Belum tau sih Don tapi kayaknya susah .Udalah nggak usah dipikir.Yang penting kamu belajar.Tanpa  belajar kita nggak akan bisa”.
Para bintang yang selalu kompak menampakkan sinarnya bila malam tiba,bulan yang selalu setia dan tak pernah absen disaat malam datang.Tapi itu semua akan hilang disaat hujan, angin dan petir datang.Seperti halnya Aldo,Caca,Rara,Lala mereka adalah empat sekawan yang terkenal dengan keusilannya disekolah.Walaupun empat sekawan sering bersama,sama-sama malas,sama-sama tidak pintar, selalu kompak,dan tak pernah pisah,tapi sifat mereka berbeda.Jauh berbeda dengan dua culun bersahabat ,mereka selalu bersama,sama-sama rajin ,sama-sama pintar, sama-sama disiplin dan sama-sama culun.Empat sekawan dan dua culun bersahabat tidak pernah menyatu,sering sekali ada konflik diantara mereka,seperti halnya minyak dan Air.Hingga pada suatu hari ,dua culun bersahabat sedang istirahat dan belajar dikantin,mereka datang mengganggu dan membuat masalah.

( belpun berbunyi semua siswa keluar dari kelas untuk bermain dan istirahat,empat sekawan pergi bersama menuju kantin sambil menjaili satu sama lain. Disaat bersamaan dua culun bersahabat ada dikantin belajar bersama,merekapun datang mendekat dan mengganggu.)
Doni :Rini,Rini emh……ini gimana ya aku nggak tau lho, lupa caranya.
Rini :Mana Don ?Oh ini ,ini lho Don……………..(sambil menjelaskan)
Doni :Ya,ya,ya….aku sekarang mengerti. Makasih ya Rin.
(empat sekawanpun datang dengan membawa makanan)
Rara :Eits……guys,lihat ni ada dua pasang kembar culun.(sambil menunjuk mereka)
Lala :Rara,emang ada ya orang kembar culun.trus siapa?????(dengan muka polos)
Caca :Aduuhhhhhhh.Lalaku sayang,ya ada lah.Tu,,,,didepan kamu,orang sok rajin.iyu,iyu,iyu…..(dengan wajah sinis)
Lala :Hah………Rini sama Doni,tapi emh……..iya sih Doni sama Rini culun. Tapi mereka emang rajin kok,enggak sok. Iyakan Doni.
Rara :Lala,please deh kamu nggak usah deket-deket dengan mereka. Nanti kamu ketularan culunnya. Eh kalian berdua kalau kalian mau belajar tu dikelas nggak usah disini.(dengan wajah agak marah)
Rini :”Emang kalau belajar disini nggak boleh,terserah kita dong,emang masalah buat kalian.(membalas celoteh Rara)
Caca :”Ehh ,santai dong nggak usah nyolot gitu.Mau jadi hebat disini,lihat ni make up gue jadi luntur.(sambil melihat wajah di cermin yang dibawa)
 (Disaat mereka sedang berdebat Aldopun yang sedang makan merasa terganggu dan mengghentikan mereka).
Aldo :”Ehh,,kalian…..udalah kita kesini mau makan.(menaruh garpu dengan sendok)
Rara :”Iya Aldo,tapi mereka duduk ditempat kita.Ehh kalian pergi sana.kita,kita ni mau duduk.
Doni :”Ya udah….kita pergi.Ayo Rin kita pergi”.(merapikan buku yang ada dimeja)
Rini :Tunggu Don ,eh kalian emang nggak ada tempat duduk lain,selain disini…KENAPA kita harus pergi”.
Caca :”Ya haruslah,inikan tempat duduk kita.
Doni :”Iya,iya,,,,,ayolah Rin kita pergi,ayo Rin,,ayo,ayo Rin”.(sambil menarik tangan Rini)
Rini :”Iya,iya ……(pergi dengan wajah muram)
(Doni dan Rini pergi meninggalkan mereka, pergi kekelas untuk melanjutkan belajar sedangkan empat sekawan masih di kantin makan dan ngobrol bersama)
Caca :”Akhirnya mereka pergi juga..... hehe ,jadi guekan bisa benerin wajah gue....”.(sambil lihat kaca)
Lala :”Ha.... hh wajah Caca dibenerin,mana,,,,,emang wajah Caca kenapa”.(memastikan wajah Rara)
Caca :”Aduhh........susah kalau punya temen kanyak gini”.
Rara :”Gue sebel banget sama mereka,bikin darah gue naik aja.....”.
Lala :”haah,naik darah,,,darah Rara naik.Rara darah tinggi”.
Caca dan Rara :”Ya ampun Lala..”.
Caca :”Udah deh diem saja...”.
Aldo :”Segitunya kalian benci dengan mereka,,,”.
Caca :”Ya iyalah,secara gitu...”.
Aldo :”hmmm udalah ,yang ini aku nggak ikut-ikutan ya,kalian sajalah.Tapi lebih baik lagi,kalau kalian minta maaf deh dengan mereka”.
Rara :”Ha,,,,h no,no,no Aldo.Untuk apa”.
Aldo :”haha,,,,,kalian nggak makan.Makananku udah habis nih”.
Rara :”Ya makanlah,kamu sih,nggak nungguin kita”.
Aldo :”Ya udah.... lanjutkan,aku pergi dulu ya.Oh ya,,,,kalian bayar”.(berdiri dan pergi meninggalkan mereka)
Caca,Lala, dan Rara :”Aldo,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,”.
(Aldo pun pergi meninggalkan mereka dan pergi kekelas,sesampainya dikelas Aldo melihat Doni dan Rini yang sedang asyik belajar).
Doni :”UH kimia nanti susah nggak ya Rin?”
Rini :”Belum tau sih Don tapi kayaknya susah .Udalah nggak usah dipikir.Yang penting kamu belajar.Tanpa  belajar kita nggak akan bisa”.
Doni :”Iyalah, yang sekarang bijak”.
(Tak lama kemudian,Aldo menghampiri Doni dan Rini).
Aldo :”Hai Don,Rin.Belajar ya.”.
Rini :”Udah tau masih nanyak.”.
Aldo :”Maafin temen –temenku ya Don ,Rin.Mereka memang seperti itu tapi sebenarnya, mereka baik kok.”.
Rini :”Halah yakin mereka baik..”.
Doni :”Rini nggak boleh gitu ,kata mamaku aja.Allah maha pengampun masak kamu tidak”.
Rini :”Iya,iya aku maafin”.
Doni dan Aldo :”Nahh gitu dong ...”.
(Tiba-tiba Caca,Rara dan Lala datang mereka syok melihat temen mereka bersama dua culun besahabat lalu menghampiri mereka).
Lala :”Hai Doni,hai Rini..”.(lari mendekati doni,rini dan aldo)
rara :”OH My God Aldo,please deh.Ngapain sih kamu deket –deket mereka”.
Rini :”Haduh para nenek lampir datang”.
Caca :”Hah,apa loe bilang..............nenek lampir....kita secantik ini loe bilang nenek laampir”.
Lala :”Iya Rini ,jahat banget bilang kita nenek lampir.Kita kan cantik ,bukan nenek lampir”.
Aldo :”Caca,Rara ,Lala...udahlah aku tadi kesini cuman minta maaf kok, sama mereka”.
Rara :”Ha,,,,loe minta maaf sama mereka .”.
Caca :”Iya niii Aldo, ngapain sih pakek minta maaf segala,nggak penting banget”.
Rini :”Eh kalian ,,,,kenapa sih selalu saja gangguin kita ,emang kita salah apa sama kalian”.
Rara :”Eh elo..loe nggak usah macem-macem ya sama kita,loe nggak usah belagu disini.”.(Rara membentak Rini dengan nada tinggi)
Aldo dan Doni :”Stopppppp”
Aldo :”Udalah,kenapa sih harus berantem,kita tu teman.Nggak bisa ya kalian sehari aja nggak bertengkar”.
Aldo:”Rini ,Doni,,mending kalian pergi dulu deh..”.
Doni :”Ayo Rin kita pergi,,,,ayo...”.(membereskan buku dan menarik lengan Rini)
Rini :”Ya udahlah ayo,,,,,”
Caca :”Huuuu, hus, hus hus sana pergi”.
Lala :”Caca nggak boleh gitu,nggak baik”.
(Doni dan Rini pergi meninggalkan mereka dan pergi ke taman untuk melenjutkan belajar mereka,sedangkan empat sekawan masih dikelas dan Aldopun menghibur Rara yang sedang marah dengan Aldo)
Aldo :”Rara ,Ra ... hai....udalah nggak usah marah,,nanti cantiknya hilang lhooo,,iyakan La,,,,,”
Lala :”He’eh,,,nanti cantiknya hilang lhoo.....”.
Caca :”Ya iyalah marah,lagian ngapain sih,tadi deket-deket sama mereka”.
Lala :”Emang kita nggak boleh ya deket–deket dengan mereka?Mereka baik kok”.
Caca :”Lala,,,,,mereka tu...”.
Aldo :”Eh teman ,kalian udah belajar belum, nanti UH kimia lho.”.
Lala :”Iya.,,,,, ha.........iya,,,,, ,gimana ne,,,”
Caca :”Aduhhh.............lala kita nggak usah pusing-pusing mikir,mending kita bikin contekan saja...iyakanRa,,,,,,”
Rara :”Betul guys,.dari pada capek-capek mikir mending bikin contekan”.
Lala :”Nanti kalau ketahuan, trus dimarah gimana,kan nggak lucu tau”.
Rara :”Lala please deh,ya jangan sampai ketahuan,,”
Caca :”Aldo gimana,kamu ikut nggak?”
Aldo :”Ya ikutlah,akukan nggak belajar”.
(Disaat empat sekawan sedang asyik membuat contekan,tiba-tiba Doni dan Rini datang kembali ke kelas mengambil buku)
Doni :” Hah ,,,,,lala kalian ngapain..”. 
Lala :”Eh ada Doni,sini Don ikut kita bikin................”
Rara : (menutup mulut lala )”eh Doni,please deh,lo nggak usah ngurusin urusan kita”.
Caca :”Iya nih ,,pergi sana ..”
Aldo :”Maaf ya Don.”.
Doni :”Iya aku pergi(sambil melengos)gitu aja marah-marah”.
Rara :”Ihh,nggak penting dehh”.(sambil melpaskan bungkamannya)
Lala :”Ihh.Lala nggak bisa nafas tau,,nanti kalau lala mati gimana”.
Caca :”Lala, nggak segitunya kali”.
(Disisi lain,dengan muka murung,galau,bercampur sebel.Doni menemui Rini yang  sedang asyik belajar di pojok kelas).
Doni :”Iih,,,,,,,,gue sebel sama mereka,,,sebel,sebel,sebel”.(sambil memukul-mukul )
Rini :”Ada apa sih Don ,,,kenapa diganggu lagi sama mereka”.
Doni :”Mereka siapa Rin,kan namanya nggak mereka tapi Rara sama Caca”.
Rini :”hmmm,Doni. Ya itu maksudnya”.
(Belpun berbunyi,semua siswa masuk kekelas dan ibu gurupun datang dengan menmbawa soal UH)
Bu guru :”selamat siang anak – anak..”
Semua :”Siang Bu,,,,”
Bu guru :”Oke sekarang kita UH kimia.Simpan semua yang berhubungan dengan materi kimia,dan ambil kertas satu lembar.Doni bagikan soal ini dengan temanya”.
Doni :”Baik Bu...”(mengambil soal,dan membagikannya dengan teman-temannya)
(Beberapa menit kemudia empat sekawan mulai kebingungan dan memulai aksinya untuk mencontek)
Rara :”Lala soal no 1 ada nggak?
Lala :”Ada ,ni baca aja sendiri.
Doni :”Eh,nggak boleh,nanti dimara TUHAN LHO.”
Rara :”Eh culun,loe mending diam saja deh.Awas nanti kalau kalian laporan sama bu guru.”
Bu guru :”Rara,ada apa itu.”
Rara :”emH,nggak ada bu,,”
Aldo :”Caca,soal no 2 gimana?”
Caca :”oww,ini tulis saja sendiri”
Lala  :”Mana aku dulu”.(langsung mengambil kertas dari Caca)
Bu guru :”Lala apa itu,bawa ke depan”
Lala :”Baik bu”(menemui Bu guru dengan membawa kertas contekan)
Bu guru :”Apa ini,Lala?Aldo,Caca,Rara dan kamu Lala,keluar dari kelas ibu.Dari tadi ibu hanya melihat kalian berisik saja.Setelah UH selesai kalian berdiri didepan kelas sampai pulang sekolah.”
(Merekapun pergi meninggalkan kelas.Dan akhirnya UH selesai semua murid pergi meninggalkan kelas.Rini dan Doni yang sedang duduk di taman,sangat bersyukur karena nilai mereka sempurna).
 Doni :”Alhamdlillah ya,nilai kita memuaskan”.
Rini :”Iya ,ya Don.Emh,,,tapi gimana dengan empat sekawan .Pasti kena hukuman”.
Doni :”Iya loh,,Lala juga,kenapa dia harus ikut-ikutan.Padahal dia baik”.
Rini :”Ciee ,,,,yang belain lala terus,suka ya,,,,”
Doni :”Apaan sih Rini”(sambil tersenyum)
(Empat sekawan dihukum untuk berdiri didepan kelas sampai pulang sekolah,disaat menjalani hukuman mereka malah saling menyalahkan).
Lala :”Rara ,Caca ini semua salah kalian,kenapa kalian bikin ide ini”.
Rara :”Elloohh,,,,,kok malah nyalain kita sih,siapa suruh ikut-ikutan” .
Caca :”Iya ni Lala,kan kamu yang bikin kita ketahuan”.
Aldo :”Stopp,ini semua salah kita,nggak ada yang bener,kita ini sahabat.....ngapain juga harus berantem”.
Lala :”Ya udah Caca ,,,Rara ,,maafin lala ya.Lala nggak mau kita berantem lagi”.
Caca dan Rara :”Iya Lala,,,,,,”(sambil berpelukan)
(Disaat pulang sekolah Rini dan Doni melewati empat sekawan yang sedang dihulum dan aldopun memanggil mereka untuk meminta maaf).
Aldo :”Doni ,Rini sini deh”.
Rini :”Ada apa Do”
Aldo :”Kita mau minta maaf atas kesalahan kita pada kalian,kalian maukan maafin kita”.
Rini :”Emhh,gimana ya....iya deh kita maafin kalian kok”
Aldo,Caca,Rara,Doni :”Nah gitu dong”
Lala :”Jadi kita berteman dong”
Doni :”Ya,iyalah kan kita udah baikan.Yakan.....”
Semua :”Iya Doni ,Lala...”
(Akhirnya mereka menjadi teman dan menjadi sahabat.Yang dulunya malas akan tetap menjadi malas dan yang dulunya rajin akan tetap menjadi rajin serta yang dulunya culun akan tetap menjadi culun).
Jangan menyakiti sebuah persahabatan hanya karena kepribadian.Karena sahabat itu adalah segalannya.Dan jangan pernah melakukan sebuah keburukan jika kamu tahu akan akibatnya.

0 Response to "Drama 6 Orang Terbaru (Dua Culun dan Empat Sekawan)"

Post a Comment